Recent Posts

Sabtu, 28 April 2012

Mengembangkan Bahasa Pada AUD


     Bahasa merupakan alat komunikasi antara individu dengan masyarakat untuk mengutarakan fikiran. Dan di Negara kita, bahasa Indonesia di sepakati sebagai bahasa nasional pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam sumpah pemuda.
Pada pendidikan anak usia dini, pengembangan bahasa merupakan hal yang amat penting karena dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan verbal anak. selain itu ada banyak tujuan dalam mengembangkan bahasa pada anak usia dini antara lain :
1.      Anak akan mengenal berbagai kosa kata
2.      Dengan mengembangkan bahasa pada AUD, maka pembendaharaan kata yang dimiliki oleh mereka akan semakin banyak.
3.       Dapat merangsang kemampuan berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan.
4.      Dapat digunakan untuk melatih anak dalam mengapresiasikan bahasa. Misalnya melalui puisi, pantun maupun saat mereka bercerita.
Aspek bahasa pada pendidikan Anak Usia Dini ada 4, yaitu :
1.      Membaca
Disaat membaca, yang harus diperhatikan adalah lafal atau pengucapan yang benar. Dan pada aspek ini, pendidik dituntut untuk mengajarkan cara melafalkan satu benda atau kalimat dengan pelafalan yang benar. Dan perlu anda diketahui bahwa ada 4 macam membaca yaitu : 1. Membaca lancar, 2. Membaca dalam hati, 3. Membaca indah, 4. Membaca lancar.

2.      Menulis
Banyak sekali metode menulis dan diantaranya adalah metode SAS ( Struktur analisis Sintesis ). Dan ada teknik menulis bagi permulaan yang harus di perhatikan oleh pendidik, yaitu :
1.      Anak diajarkan untuk memegang pensil dengan jari yang benar
2.      Jarak mata dengan buku 30 sampai 35 cm.
3.      Posisi buku harus tegak atau lurus, tidak boleh miring.
4.      Usahakan memakai buku halus atau buku strimin
5.      Usahakan memakai huruf tegak.
6.      Dan gunakan ejaan yang diwajibkan (EYD)

3.      Menyimak
Menyimak merupakan suatu kegiatan untuk mengikuti alur bacaan. Dan dengan menyimak kita akan memahami isi dari bacaan. Kegiatan menyimak dapat dilakukan oleh guru dan siswa, guru membaca dan siswa menyimak. Dan siswa dengan siswa, siswa yang membaca dan siswa lain yang menyimak.

4.      Bercerita
Bercerita adalah mengungkapkan gagasan, ide, pendapat, pandangan, informasi, dalam bentuk lisan. Kegiatan bercerita bagi anak sangat penting, karena dapat menumbuhkan daya imajinasi pada diri mereka, selain itu guru juga dapat mengajarkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita yang telah dibacakan. 

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More